Rabu, 28 Februari 2018

Inspirasi Ruang Belajar Minimalis untuk Anak


Setelah nyaris sebulan lamanya putra-putri Anda libur sekolah, kini waktunya Anda mempersiapkan berbagai kebutuhan proses belajar di tahun ajaran baru.

Selain membeli perlengkapan alat tulis dan seragam sekolah, tidak ada salahnya bila Anda juga sedikit mengubah ruang belajar atau tempat belajar di rumah.

Sebuah artikel yang diliris dari Western Governors University menyebutkan bahwa kualitas belajar yang baik pada anak ditentukan dari tempat belajar yang tepat.

Percaya atau tidak, lingkungan belajar ternyata menjadi faktor terbesar seseorang untuk mendapatkan dan mengolah informasi dalam proses belajar.

Lingkungan belajar yang terlalu sepi dan sunyi, tidak selalu menjadi lingkungan belajar yang tepat. Mengapa? Karena tidak semua anak memiliki karakteristik yang bisa nyaman dengan kesunyian. Sebaliknya, kadang ada juga anak-anak yang lebih mudah menyerap pelajaran dengan kondisi penuh musik.

Namun, biasanya tantangan terbesar bagi para orang tua adalah bagaimana menciptakan ruang belajar dengan keterbatasan space (ruangan) di rumah.

Umumnya, ruang belajar anak di rumah berada di dalam dan menyatu dengan kamar tidur mereka . Namun, itu menjadi polemik bagi orang tua. Dengan ruang belajar yang menyatu dengan kamar tidur, Anda sebagai orang tua merasa kesulitan memantau efektivitas proses belajar mereka di dalam kamar.

Berikut ini, contoh-contoh desain ruang belajar anak yang dilasir dari homedecor.co.id, bisa Anda aplikasikan di rumah:

Ruang belajar bernuansa alam

Ruang belajar bernuansa alam (sumber: homedecor.co.id)

Tidak ada salahnya bila Anda mencoba desain ruang belajar dengan konsep alam. Anda bisa lihat pada gambar di atas, yang menjadi contoh ruang belajar dengan benuansa alam.

Penggunaan batu bata tanpa furnish ini memberikan kesan natural. Selain itu, lantai menggunakan ubin ini bisa memberikan ruangan terasa dingin. Anak Anda, bisa dengan nyaman mengerjakan pekerjaan rumah dengan suasana ruangan yang nyaman dan natural.

Untuk membuat ruang belajar ini tidak memerlukan ruangan yang luas. Sebab, Anda bisa meaplikasikan pada ruang keluarga atau sisa ruangan yang bisa menembus pada taman atau teras belakang rumah.

Ruang belajar ala coffee shop

Ruang belajar ala coffee shop (sumber: homedecor.co.id)

Belajar dengan suasana seperti di kedai kopi, sepertinya akan menyenangkan. Jangankan anak Anda, orang dewasa pun lebih merasa nyaman bila mengerjakan pekerjaan di kedai kopi.

Suasana ruangan kedai kopi memang sangat nyaman. Mengapa? Karena desain meja dan kursi yang sederhana, namun tetap memberikan rasa nyaman.

Unsur kayu pada meja panjang ini bisa memacu anak untuk betah duduk dan berpikir mengerjakan soal pelajaran.

Ukuran meja ini juga tidak membutuhkan space (ukuran) ruangan yang luas. Anda bisa menerapkan ini pada kamar tidur anak atau ruang santai yang berdekatan dengan dapur bersih rumah Anda.

Ruang belajar papah dan anak


Ruang belajar papah dan anak (sumber: homedecor.co.id)

Bagi Anda yang tinggal di apartemen, desain ruang belajar yang bisa memberikan kesan nyaman, mungkin ruangan ini bisa menjadi inspirasi Anda.

Meja didesain menjadi dua bagian berbentuk letter-L, yang bisa diperuntukan bagi keperluan orang tua dan anak. Anda bisa sama-sama mengerjakan pekerjaan bersamaan dengan anak Anda belajar di samping Anda. Dengan begitu, Anda bisa memantau efektifitas mereka dalam mengajar. 

12 Ide Cerdas Tempat Penyimpanan Barang di Rumah







Bagaimana cara menyimpan barang-barang adalah problem di setiap rumah, namun ketika Anda tidak ingin menghabiskan setiap ruang di dalam rumah dengan menghadirkan lemari besar , Anda harus berfikir sedikit kreatif untuk menemukan solusi dalam menyimpan barang.

Apakah rumah Anda adalah besar atau kecil, Kami yakin Anda akan suka melihat ide cerdas yang kami kumpulkan dari para profesional desainer bagaimana mereka memberi "ruang" dan fungsi tambahan untuk menyimpan barang-barang koleksi Anda di rumah.

Inilah ide cerdas mereka.


1. Tambahkan strip magnetik di dalam lemari kamar mandi Anda

  Kamar Mandi by Hélène Dabrowski Interiors


Seringkali di kamar mandi terlihat jepit rambut, peniti atau bros yang kami yakin Anda juga sering kehilangan pinset Anda di sana.

Kenepa tidak memakai solusi sederhana dengan menambahkan strip magnetik untuk menyimpan pernak-pernik tersebut. Dengan begitu mereka tidak akan pernah hilang.

2. Tambahkan keranjang di dalam lemari kamar mandi
 
modern Bathroom by MAESTA BATHROOM FURNITURE


Jika Anda memiliki kamar mandi dengan built-in lemari, Anda sudah beruntung sekali. Namun, untuk memberikan ruang penyimpanan yang lebih rapi, Coba letakkan keranjang kecil di salah satu lemari Anda tersebut.

Anda bisa simpan pengering rambut Anda, pelurus dan seluruh pernik yang biasa Anda gunakan di sana, sehingga membuat beberapa ruang rak terlihat rapi.

 
3. Gantung peralatan dapur


Daripada menyimpan panci dan wajan besar yang memakan tempat dalam lemari, pasang aja gantungan untuk mereka.

Selain itu Anda dapat men-display koleksi panci ANda yang cantik dan unik sekaligus sebagai hiasan. Cantik bukan? Mudah lagi mengambilnya.


4. Tambahkan kotak penyimpanan dalam kulkas 

 Dapur by Debenvale
 
Kulkas keluarga dapat menjadi tempat yang berantakan, tapi jika Anda memakai kotak penyimpanan tersendiri untuk setiap item makanan akan membuat dalam kulkas lebih rapi dan bersih.

5. Tambahkan rel gantung ke daerah cucian Anda

  by Creazione Interiors
Tempat mencuci(laundry) seringkali menjadi tempat yang paling berantakan, tetapi Anda dapat menguranginya dengan menambahkan rel gantung di atasnya.

Anda bisa langsung menggantung t-shirt yang sudah dicuci tanpa harus menyetrika atau menggantung baju olah raga anak-anak yang seringkali terselip ketika dibutuhkan.

6. Buang papan setrika Anda

 Koridor dan lorong by Clean Design
 
Manfaatkan ruang di atas mesin cuci sebagai tempat menyeterika baju menggantikan papan setrika Anda yang memakan tempat. 

Selasa, 27 Februari 2018

Jenis-Jenis Rumput untuk Mempercantik Halaman Rumah



Rumput merupakan salah satu bagian penting untuk mempercantik halaman rumah. Rumput bisa dijadikan pilihan untuk menutup tanah agar tercipta suasana yang sejuk dan asri. Dengan menggunakan rumput juga akan menjaga drainase atau penyerapan air ke tanah jika dibandingkan dengan paving block atau semen. Halaman atau taman akan terlihat lebih sempurna jika tanahnya tertutup dengan rumput.

Namun perlu diperhatikan jenis rumput yang akan digunakan. Ada beberapa jenis rumput yang paling banyak dimanfaatkan untuk mempercantik halaman. Dengan mengetahui jenis dan karakteristik rumput ini kita dapat menyesuaikan dengan lingkungan maupun tipe halaman agar kehadiran rumput mampu tumbuh optimal dan sekaligus mempercantik halaman rumah. Berikut beberapa jenis rumput yang paling banyak digunakan untuk mempercantik halaman rumah .

Rumput Gajah

Rumput ini termasuk rumput yang paling murah, mudah tumbuh, dan tahan terhadap pijakan kaki manusia. Selain untuk mempercantik, rumput ini juga sering dijadikan pakan ternak. Pertumbuhan rumput ini cukup cepat sehingga harus rajin dipotong. Rumput gajah masih dibagi lagi menjadi 3 jenis, yaitu gajah lokal, hajah mini, dan gajah varigata.

Gajah Lokal
 
 
Jenis rumput gajah lokal sangat mudah ditanam. Karakteristiknya memiliki helai daun yang besar dan kasar sehingg dari segi estetika masih sangat kurang walaupun sangat tahan dari pijakan kaki dan lingkungan yang minim air.

Gajah Mini
 
 
 
Jenis rumput gajah mini lebih dipilih dari gajah lokal. Hal ini karena karakteristiknya yang lebih terlihat rapi dan kecil serta tetap tahan terhadap pijakan kaki, lingkungan yang kurang mendukung, dan juga penyinaran yang sedikit. Pemotongan bisa dilakukan sebulan sekali untuk menjaga kerapiannya.

Gajah Mini Varigata
 
 
Jenis rumput ini juga ada yang menyebutnya gajah mini putih. Hal ini karena pada setiap helai daunnya terdapat campuran warna putih yang cukup mencolok. Sifat lainnya tidak jauh berbeda dengan jenis rumput gajah yang lain. Dengan keindahan yang lebih tentu saja rumput ini memiliki harga lebih mahal.

Rumput Jepang
 
 
Rumput jepang menjadi pilihan selanjutnya kebanyakan orang untuk memperindah halamannya. Rumput ini memiliki karakteristik memiliki bentuk yang rapi serta helai daunnya yang kurus dan rapat. Namun Anda harus rajin memangkas rumput ini, karena jika terlalu panjang akan menutup bagian bawah tanaman sehingga akan kekurangan cahaya dan menguning. Pemangkasan bisa dilakukan paling lama sebulan sekali. Pemupukan juga harus lebih banyak dibanding rumput gajah dan bisa dilakukan dua kali dalam sebulan. Rumput ini juga harus mendapat penyinaran matahari lebih banyak.

Rumput Peking
 
 
Rumput peking memiliki karakteristik yang mirip dengan rumput jepang. Perbedaannya terletak pada daunnya yang tumbuh lebih jarang dan teksturnya lebih lembut sehingga akan terlihat lebih rapi. Namun rumput ini tidak tahan pijakan manusia. Rumput ini bisa ditanam di halaman rumah depan yang tidak dilalui atau taman dalam rumah. rumput ini memiliki kelebihan tahan terhadap musim hujan yang lembab.


Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-1303-jenisjenis-rumput-untuk-mempercantik-halaman-rumah.html

5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian


Karpet, meskipun tampak sepele, tapi perbedaan yang dibuatnya ketika diletakkan pada suatu ruangan bisa berdampak sangat besar. Anda tak hanya membeli karpet berdasarkan motif atau warna yang Anda suka, tapi Anda juga harus mempertimbangkan kegunaan, fungsi berdasarkan ruangan, serta bagaimana nantinya suasana ruangan tersebut setelah adanya karpet yang Anda pilih. Anda pasti tak mau membuang uang untuk karpet mahal yang tampil salah tempat, atau bahkan malah mengganggu fungsi ruangan rumah . Berikut ini adalah 5 tips bagimana cara yang tepat untuk memilih karpet pada hunian Anda.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian2
 1. Pilih karpet berdasarkan fungsi ruangan

Karpet yang lembut cocok digunakan untuk kamar tidur yang paling membutuhkan kenyamanan tapi tak memiliki aktivitas tinggi. Karpet dengan bahan yang mudah dibersihkan bisa diletakkan di bawah meja makan, karena tak tertutup kemungkinan ada makanan yang jatuh. Karpet dengan bulu pendek dan berkualitas baik dapat digunakan di area ruang keluarga untuk tempat berkumpul yang nyaman. Anda harus mempertimbangkan dulu bagaimana penggunaan dan fungsi suatu ruangan sebelum membeli karpet sehingga tak salah dalam penempatannya.

 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian3
2. Polos atau motif?

Yang kedua dan tak kalah penting dalam memilih karpet adalah mana yang paling pas bermotif atau polos saja? Coba lihat dulu sekeliling ruangan Anda, jika sudah terlalu banyak perabotan dan ruangan terasa penuh, pilih karpet yang menggunakan 1 warna saja. Tapi jika ruangan tampak terlalu polos dan terasa lapang, coba karpet bermotif untuk membuat mata menuju ke area di atas karpet. Pilih karpet bermotif playful untuk diletakkan di kamar anak, sedangkan di kamar tidur Anda, pilih karpet dengan motif elegan.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian4
 3. Warna

Warna juga merupakan salah satu faktor yang penting ketika memilih karpet. Karpet dengan warna gelap memberikan kesan yang lebih berat dan elegan ke dalam ruangan. Karpet dengan warna yang terang yang netral bisa dengan mudah membaur dan menampilkan kesan yang lebih ringan. Karpet dengan warna pop yang mencolok membuat suasana ruangan lebih hidup dan ceria.  seperti contonya pada gambar pertama, karpet warna pink untuk ruangan bernuansa netral berhasil membangkitkan suasana ruangan. Ruangan tak lagi tampil ‘biasa’ dan sederhana, tapi lebih hidup dan ceria.
 5 Tips Memilih Karpet yang Tepat untuk Hunian5
 4. Bahan dan material karpet

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-1304-5-tips-memilih-karpet-yang-tepat-untuk-hunian.html

Senin, 26 Februari 2018

20 Interior Rumah Sederhana Tapi Elegan Terbaru



20 Interior Rumah Sederhana Tapi Elegan Terbaru -  Rumah dengan interior elegan akan membuat orang yang ada di dalamnya merasa tenang. Ada beberapa jenis interior rumah yang perlu anda ketahui, jika anda membuat rumah pastinya anda harus tahu dasarnya.

Jangan salah dalam memilih interior rumah, anda bisa memilih tema interior rumah yang sesuai dengan keinginan anda dan keluarga. Misalnya anda ingin membuat rumah yang simple dan elegan, pasti anda harus memadukan beberapa hal di dalamnya.

Misalnya saja anda harus memilih warna interior yang bisa dipadupadankan dengan warna lain yang akan mengisi rumah anda. Tembok adalah salah satu interior yang pastinya akan mendominasi warna rumah anda, ia akan membuat rumah anda terlihat seperti apa?

Karena itulah anda harus memilih warna yang sesuai dengan tema yang akan anda pilih terlebih dahulu, untuk lebih jelasnya anda bisa cari. Warna ada banyak jenis, mulai dari yang soft hingga yang jreng sekali, karena itu anda perlu memilih warna yang sesuai tema.

Lagi-lagi tema ya? kenapa begitu? karena tema akan menjawab bagaimana rumah anda jadi nantinya? Tema yang bagus akan membuat rumah jadi lebih hidup. Apalagi jika anda bisa menambahkan interior rumah dengan tambahan lampu, dan penak-pernik rumah lain yang bagus.

 
Tips Menata Interior Rumah Sederhana Tapi Elegan Terbaru


Menata interior rumah dengan sederhana tapi elegan itu gampang-gampang sulit, tergantung bagaimana anda menatanya. Setiap orang pastinya memiliki selera yang berbeda-beda, karena itulah pastinya semuanya juga ada sedikit perbedaan.

Salah satu perbedaan yang bisa anda temukan adalah pada desain rumah yang disukai, biasanya seseorang akan suka degan rumah simple. Tapi ada juga yang lebih suka dengan desain rumah yang banyak warnanya sehingga rumah terasa lebih hidup ketika ditempati.

    Nuansa Rumah

Saya sebagai seorang penulis cenderung suka dengan nuansa rumah yang sederhana, simple dan tidak terlalu banyak kebisingan. Tetapi ketika sedang bosan biasanya akan cenderung suka dengan hal-hal yang membuat saya merasa lebih ceria, yaitu dengan warna-warni rumah.

    Warna Rumah

Selain warna, pastinya yang membuat saya merasa nyaman di rumah tersebut adalah view penataan rumah yang bagus dan sesuai. Rumah yang penataan nya bagus pastinya memberikan nuansa yang berbeda dibanding rumah yang berantakan.

    Perabotan Rumah

Perabotan rumah yang dibeli oleh anda tentunya harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh interior rumah anda agar tidak mubadzir. Biasanya seseorang membeli interior perabotan tanpa melihat apakah antara satu perabotan dengan perabotan yang lain sesuai.


Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-1302-20-interior-rumah-sederhana-tapi-elegan-terbaru.html

Bagaimana Cara Memilih dan Menghitung Watt Lampu yang Tepat?


Jika pada jaman dahulu rumah tempat bernaung menggunakan api sebagai penerangan, baik itu dalam bentuk lilin hingga obor, kini kita sudah bisa menikmati mudahnya teknologi lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison.
  Bahkan, seiring perkembangan teknologinya, lampu kini hadir dalam berbagai jenis teknologi, bentuk, ukuran watt, hingga hal lainnya. Tentunya kehadiran berbagai pilihan lampu ini bertujuan memaksimalkan setiap ruang yang ada di hunianmu. Namun, nggak sedikit juga yang justru kebingungan karena adanya banyak pilihan lampu.

Lalu apa saja yang perlu kamu perhatikan saat memilih lampu dan bagaimana caranya kamu bisa menentukan lampu yang pas untuk hunian? Simak penjelasannya lewat artikel ini!
Kenali Terlebih Dahulu Jenis-Jenis Lampu yang Bisa Kamu Gunakan

Kini, umumnya ada tiga jenis lampu yang kerap digunakan. Ketiga jenis lampu tersebut ialah lampu TL (Fluorescent Lamp), LED (Light Emitting Diode), dan lampu Halogen. Lalu, apa yang membedakan ketiga jenis lampu ini?

1. Lampu TL (Fluorscent Lamp)

  Lampu TL
Lampu TL dikenal juga dengan sebutan lampu Pendar, termasuk lampu dengan harga ekonomis dan banyak digunakan orang. Jenis lampu ini memanfaatkan gas NEON dan lapisan Fluorescent sebagai pemendar cahaya pada saat dialiri arus listrik. Hal ini membuat lampu ini membutuhkan waktu sedikit untuk membuatnya bisa bercahaya sempurna. Dibandingkan lampu pijar konvensional, jenis lampu ini empat kali lebih hemat energi.

2. Lampu LED (Light Emitting Diode)
Lampu Led
Dibandingkan lampu pijar umumnya, lampu LED bisa menghemat energi mencapai 90%. Hal ini membuat lampu LED merupakan lampu paling hemat energi untuk saat ini. Lampu LED juga memiliki rentan usia yang panjang, yaitu mencapai 25 tahun. Nggak heran, meskipun harganya mahal lampu satu ini tetap menjadi salah satu jenis lampu favorit untuk hunian. Tapi jangan sampai lupa, lampu LED juga harus rajin dirawat agar tetap awet.

3. Lampu Halogen
 
Lampu Halogen
 
Lampu Halogen memiliki cara kerja yang sama dengan lampu pijar yaitu dengan memijarkan filament. Hal ini membuat kualitas cahaya dan warna cahaya lampu halogen menyerupai lampu pijar. Lampu ini dibuat untuk mengatasi masalah ukuran yang dimiliki lampu pijar yang relatif besar. Dengan harga yang relatif mahal, jenis bola lampu satu ini biasanya dijadikan sebagai lampu hias dekoratif seperti untuk table lamp atau lampu sorot.

Memahami Apa itu Watt pada Lampu dan Cara Memilih Lampu dengan Watt yang Tepat
 
Lampu
 
Watt adalah jumlah energi yang digunakan oleh lampu atau bohlam. Jika kamu memilih lampu dengan watt yang rendah, sudah bisa dipastikan cahaya yang dihasilkan nggak akan lebih terang dari lampu yang memiliki watt yang lebih tinggi. Umumnya, 1 Watt Lampu menghasilkan 75 Lumen. Lumen sendiri adalah satuan pencahayaan yang penting untuk digunakan untuk menghitung kebutuhan cahaya dalam sebuah ruangan.

Lalu, bagaimana caranya memastikan jika ruangan kamu sudah menggunakan lampu yang tepat sehingga mendapatkan pencahayaan maksimal?

1. Mengetahui Standar Pencahayaan untuk Setiap Ruang dalam Hunian
 Lampu
Pertama-tama, kamu harus mengetahui standar kebutuhan pencahayaan untuk ruangan. Secara sederhana, standar pencahayaan ruang berdasarkan kebutuhan cahayanya adalah sebagai berikut:
TERAS, Standar pencahayaan: 60 LUX
RUANG TAMU, Standar pencahayaan: 120 – 150 LUX
RUANG MAKAN, Standar pencahayaan: 120 – 250 LUX
RUANG KERJA, Standar pencahayaan: 120 – 250 LUX
KAMAR TIDUR, Standar pencahayaan: 120 – 250 LUX
KAMAR MANDI, Standar pencahayaan: 250 LUX
DAPUR, Standar pencahayaan: 250 LUX
GARASI, Standar pencahayaan: 60 LUX



Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-1301-bagaimana-cara-memilih-dan-menghitung-watt-lampu-yang-tepat.html

Kamis, 22 Februari 2018

Membuat Desain Taman Vertikal Di Rumah Yang Simple dan Cantik


Membuat Desain Taman Vertikal Di Rumah Yang Simple dan Cantik Memiliki taman di rumah tentunya menjadi impian bagi setiap orang yang memiliki hunian. Dengan adanya taman di rumah tentunya membuat suasana lebih asri serta membuat rumah menjadi lebih sehat. Selain itu, adanya taman juga dapat mempercantik tampilan rumah anda sehingga menarik bagi orang yang melihatnya. Banyak model taman yang anda bisa gunakan di dalam rumah anda mulai dari taman kering hingga taman basah. Anda pun dapat meletakkan taman ini di berbagai tempat di rumah anda mulai dari halaman depan, area belakang rumah, hingga bagian di dalam rumah. Bagi anda yang memiliki rumah yang berukuran tidak terlalu luas, anda juga dapat menghadirkan taman di dalam rumah anda. Salah satu alternative yang dapat anda lakukan adalah dengan membuat taman dengan desain yang vertikal. Untuk membuat taman vertikal atau yang dikenal dengan vertikal garden bukanlah hal yang mudah karena bentuknya yang berbeda dari desain taman pada umumnya. Namun bila anda melakukan dengan panduan yang tepat bukanlah yang sulit untuk mendesain taman vertikal di rumah anda.

Konsep desain taman vertikal di rumah merupakan taman yang cocok bagi anda yang memiliki ukuran lahan yang tidak terlalu luas. Untuk membuat bentuk desian taman vertikal di rumah, anda tidak bisa menggunakan jenis tanaman yang biasa anda gunakan di taman bunga umumnya. Untuk jenis taman vertikal ini sebaiknya menggunakan tanaman yang ringan namun juga kuat dan mampu menyerap air. Bila anda menggunakan tanaman tang terlalu berat tentunya dapat membuat media penyangga menjadi rusak.

Salah satu hal yang menjadi fokus utama dari desain taman vertikal di rumah minimalis adalah konstruksi penyangga yang akan anda gunakan. Anda harus menggunakan tiang dan konstruksi penyangga yang kuat sehingga taman vertikal anda tidak akan jatuh ataupun ambruk. Anda bisa menggunakan dinding beton, pagar besi, dan bahan kuat lainnya sebagai penyangga desain taman vertikal di rumah anda. Bentuk dan desain dengan sedemikian rupa agar penyangga mampu menyangga tanaman, air, media tanam, serta mampu menjaga dari faktor angin yang seringkali terjadi.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-1298-membuat-desain-taman-vertikal-di-rumah-yang-simple-dan-cantik.html